Alphard Terobos Jalan di HI Ternyata Polisi, Polda Jabar Minta Maaf

11 hours ago 21

Bandung, CNN Indonesia --

Polda Jabar angkat suara terkait anggotanya yang terlibat cekcok dengan seorang Satpam, buntut kendaraan tersebut menerobos lampu lalu lintas di pelican crossing depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat.

Kabid Humas Polda Jabar Kabid Humas Kombes Pol Hendra Rochmawan menyampaikan permohonan maaf kepada Satpam di Bundaran Hl atas perlakuan arogan dan tidak pantas oleh tiga anggota Polda Jabar.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada saudara Fictor, seorang satpam di kawasan Bundaran HI, atas tindakan tidak pantas yang dilakukan oleh tiga anggota Polda Jawa Barat," kata Hendra, Sabtu (25/7/).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hendra mengatakan, meski sepakat damai, ketiga anggota polisi itu akan dikenakan sanksi kode etik. Adapun ketiga anggota Polda Jabar itu, masing-masing berinisial Ipda DG, Bripka BS, Briptu RPW.

"Hasilnya, ditemukan cukup bukti adanya dugaan pelanggaran Kode Etik Profesi Polri sebagaimana diatur dalam Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022. Proses selanjutnya akan dilaksanakan melalui mekanisme sidang Komisi Kode Etik Profesi Polri," katanya.

Hendra memastikan Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk bertindak tegas, profesional, dan transparan terhadap setiap pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya serta mengapresiasi seluruh kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya perbaikan dan peningkatan pelayanan.

Sebelumnya, sebuah video yang merekam sebuah mobil Toyota Alphard menerobos lampu lalu lintas di pelican crossing di depan Hotel Pullman, Jakarta Pusat hingga berujung cekcok dengan satpam beredar di media sosial.

Dalam video yang akun Instagram @jakpus24jam.id, terlihat sejumlah pejalan kaki terlihat tengah menyeberang di pelican crossing setelah lampu lalu lintas menunjukan warna merah untuk kendaraan. Namun, sebuah mobil Alphard tetap melaju dan menerobos lampu merah itu.

Seorang satpam yang juga menyeberang kemudian menegur sopir Alphard tersebut. Namun, diduga sopir tak terima dengan teguran tersebut.

"Kemudian satpam menegur pengendara dengan menggebrak kaca mobil. Pengendara mobil tidak terima dengan tindakan security tersebut dan terjadi cekcok mulut," kata Braiel.

Kata Braeil, keduanya kemudian mendatangi pos polisi untuk meminta bantuan penyelesaian masalah atau mediasi. Selanjutnya, kedua belah pihak sepakat untuk berdamai.

"(Masalah) sudah diselesaikan secara kekeluargaan dibantu mediasi oleh Kapospol di Pospol Thamrin. Setelah selesai, pengendara mobil melanjutkan perjalanannya dan security kembali bekerja," ucap dia.

(csr/isn)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |