Barru Dikepung Jalan Rusak, Warga Tuding Pemkab Lakukan Pembiaran 

1 week ago 15

BARRU - Janji manis pemerataan pembangunan dan anggaran daerah yang mencapai miliaran rupiah setiap tahun rupanya tak mampu menyentuh aspal di pelosok Kabupaten Barru.

Warga Kecamatan Tanete Riaja kini menyuarakan jeritan pilu atas apa yang mereka sebut sebagai kegagalan infrastruktur yang telah berlangsung satu dekade penuh.

Ruas jalan vital yang menghubungkan Dusun Cinekko (Desa Mattirowalie) dan Dusun Rumpiae (Desa Kading) telah berubah menjadi jalur neraka yang mematikan.

"Sudah sepuluh tahunan jalan rusak tidak ada perhatian dari pemerintah kabupaten Barru, " ungkap Asri, warga Dusun Cinekko, dengan nada kecewa yang mendalam, Jumat (21/11/2025).

Ironisnya, kerusakan parah ini terjadi di tengah masa kepemimpinan Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, yang diharapkan membawa perubahan signifikan. 

Namun, alih-alih perbaikan, yang didapat warga hanyalah kubangan dan lubang menganga yang siap menjebak.

"Kami berharap pemerintah segera turun tangan. Jalan ini merupakan akses utama warga untuk bekerja, sekolah, dan kegiatan ekonomi. Sudah banyak yang jatuh karena jalan rusak, " tegas seorang tokoh masyarakat setempat.

Aspal yang hancur lebur bukan lagi sekadar mengganggu mobilitas, tetapi sudah menelan korban kecelakaan yang tak terhitung jumlahnya dari kalangan pengendara roda dua. 

Warga mempertanyakan, kemana perginya miliaran anggaran pembangunan daerah jika jalan dasar penghubung desa dibiarkan rusak bertahun-tahun?

Masyarakat menuntut kerja nyata dan prioritas mendesak dari Pemerintah Kabupaten Barru. Mereka meminta agar pemerataan pembangunan tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar diwujudkan di lapangan, demi keselamatan dan kelancaran hidup masyarakat pedesaan.

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |