Jakarta, CNN Indonesia --
Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman Kasepuhan Ciptamulya, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Sabtu (25/7).
Api dengan cepat membesar dan merembet ke deretan rumah warga di lingkungan kampung adat tersebut.
Berdasarkan video amatir yang beredar, kobaran api berwarna merah-oranye melahap rumah-rumah panggung tradisional yang sebagian besar berbahan kayu dengan atap ijuk.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Asap hitam pekat terlihat membumbung tinggi hingga menutupi kawasan perbukitan di sekitar lokasi.
Suasana di lokasi dipenuhi kepanikan. Dalam rekaman video, terdengar teriakan warga yang saling memperingatkan bahaya instalasi listrik yang berada di dekat kobaran api.
"Listrik, listrik, awas listrik!" teriak salah seorang warga dalam rekaman video tersebut dikutip detik.com.
Sejumlah warga dan pemuda tampak berlarian menyusuri jalan semen di kawasan perbukitan untuk menyelamatkan diri serta mengamankan barang-barang berharga.
Dalam video tersebut juga terlihat seorang pria mengenakan topi berdiri di sebuah gazebo kayu sambil mengamati api yang terus membesar hingga melalap atap-atap rumah dan membuatnya roboh.
Warga setempat bernama Dede mengatakan kobaran api masih belum berhasil dipadamkan. Menurutnya, api terus merembet dan menghanguskan banyak rumah di kawasan tersebut.
"Barusan sekali terjadi, sampai sekarang apinya belum padam. Habis semua, banyak rumah terbakar, apinya masih nyala dan merembet," kata Dede singkat kepada awak media, Sabtu (25/7).
Camat Cisolok Okih Pazri Assidiq membenarkan terjadinya kebakaran di wilayahnya. Ia menyebut tim dari Dinas Pemadam Kebakaran bersama unsur gabungan telah dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
"Iya betul terjadi kebakaran. Namun untuk waktu pasti kejadian dan kronologinya belum diketahui rinci. Saat ini tim dari Dinas Pemadam Kebakaran sudah bergerak ke lokasi untuk penanganan," terang Okih.
Hingga berita ini diturunkan, petugas pemadam kebakaran bersama unsur terkait dan warga masih berupaya memadamkan api agar tidak semakin meluas ke bangunan lain di kawasan perbukitan tersebut.
Belum ada keterangan resmi mengenai jumlah rumah yang terdampak, penyebab kebakaran, maupun informasi terkait korban jiwa dan besaran kerugian material. Aparat berwenang masih melakukan pendataan serta pengamanan di lokasi kejadian.
Baca selengkapnya di sini.
(tim/isn)
Add
as a preferred source on Google

8 hours ago
16















































