Kebakaran Pabrik Plastik di Balaraja, Kerugian Capai Rp10 Miliar

9 hours ago 11

Tangerang, CNN Indonesia --

Kebakaran melanda PT Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul Jaya, Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (6/9). Hingga 10 jam setelah kebakaran dilaporkan, api masih belum sepenuhnya padam. 

Kerugian akibat kebakaran itu diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 12.08 WIB. Hingga pukul 22.09 WIB, petugas pemadam kebakaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang masih berupaya mengendalikan kobaran api.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pantauan CNNIndonesia di lokasi, sejumlah bangunan pabrik tampak roboh akibat terbakar. Beberapa kali juga terdengar suara ledakan dari dalam area pabrik.

Komandan Peleton (Danton) BPBD Kabupaten Tangerang, Amirudin, mengatakan proses pemadaman telah berlangsung sekitar 10 jam. Petugas kini berupaya mengendalikan api sebelum melakukan proses pendinginan dan sterilisasi area.

"Untuk proses pemadaman kita sudah memasuki kurang lebih 10 jam. Untuk saat ini api berusaha dikendalikan. Untuk proses pemadaman setelah itu kita mensterilkan area, hanya sebatas pendinginan," kata Amir di lokasi.

Dia menyebut, terdapat tiga bangunan pabrik dengan luas total sekitar 12 ribu meter persegi yang terdampak kebakaran. Sementara itu, kerugian sementara akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp10 miliar.

"Kalau untuk kerugian yang terdampak besar, tiga bangunan, kurang lebih hanya estimasi ya, dugaan sementara kurang lebih Rp10 miliar," ungkapnya.

Menurut Amir, proses pemadaman terkendala kencangnya angin serta sulitnya akses menuju sumber air. Kondisi tersebut membuat percikan api sempat menjalar hingga mendekati rumah warga.

"Untuk saat ini hanya rumah warga terdampak karena percikan api yang begitu dekat, tapi masih bisa di-backup ke rumah-rumah pemukiman warga dengan unit TNI dan unit dari kabupaten," ujarnya.

Lamanya proses pemadaman membuat BPBD Kabupaten Tangerang menambah armada dan personel. Satu unit pemadam kebakaran dari Pos Legok turut dikerahkan sehingga total terdapat 13 unit mobil pemadam kebakaran di lokasi.

"Kalau untuk unit ada penambahan dari Pos Legok, satu unit diluncurkan. Saat ini jadi ada 13 unit pemadam kebakaran. Berarti kurang lebih ada 75 personel dari petugas Damkar Kabupaten Tangerang," jelas Amir.

BPBD menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hingga Minggu malam, petugas masih melakukan pemadaman dan pengendalian api di area pabrik.

(dod/ugo)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |