Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan dengan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya hari ini, Jumat (2/1).
Pertemuan dilakukan di kediaman dinas Presiden, Widya Chandra, Jakarta Selatan, dari sore hingga malam.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pertemuan itu, Prabowo memberikan penugasan khusus awal tahun kepada Dasco, Prasetyo, Sugiono, dan Teddy.
"Penugasan khusus awal tahun dari Bapak Presiden untuk masing-masing peserta pertemuan," tulis akun Instagram Sekretariat Kabinet (Setkab).
Pertemuan itu juga membahas laporan Dasco sebagai Ketua Satgas Pemulihan Pascabencana dari DPR RI terkait rekonstruksi dan rehabilitasi 3 provinsi di Sumatra.
Prabowo juga telah menggelar rapat penanganan bencana bersama jajaran Kabinet Merah Putih di Aceh Tamiang, Aceh, kemarin.
Prabowo menegaskan pemerintah tidak menolak bantuan dari pihak mana pun untuk penanganan bencana di Sumatra.
Ia pun kembali menjelaskan kembali alasan bencana banjir dan longsor di tiga provinsi di Sumatra tak disebut sebagai bencana nasional.
Prabowo menyadari hingga kini masih ada pihak yang mendesak bencana di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat ditetapkan sebagai bencana nasional.
"Jadi saudara-saudara masih ada yang mempersoalkan kenapa tidak bencana nasional, ya masalahnya adalah kita punya 38 provinsi, masalah ini berdampak di tiga provinsi, masih ada 35 provinsi lain," ujar Prabowo.
"Jadi, kalau sementara kita tiga provinsi ini kita sebagai, sebagai bangsa, sebagai negara kita mampu menghadapi, ya kita tidak perlu menyatakan bencana nasional," tambahnya.
Di sisi lain Dasco juga telah menggelar rapat koordinasi Satgas Pemulihan Pasca Bencana DPR bersama sejumlah menteri hingga kepala daerah terkait penanganan dampak bencana di sejumlah kota dan kabupaten di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh, pada 30 Desember lalu.
Menurut Dasco, rapat tersebut sengaja dilakukan menjelang akhir tahun dengan DPR, agar alokasi anggaran penanganan dampak bencana di 2026 juga bisa dialokasikan.
"Kita akan mulai pada hari ini melakukan rapat koordinasi supaya pada tahun depan, di anggaran 2026, pemulihan pascabencana bisa berjalan sebagaimana mestinya," katanya.
Dasco mengatakan bahwa semua pihak harus tetap saling bekerja sama dalam proses pemulihan dampak banjir dan longsor di Aceh. Dia juga mengapresiasi kinerja TNI polri, relawan, dan masyarakat selama ini.
"Kita perlu kemudian bersama-sama melakukan koordinasi untuk fokus terhadap yang akan ditangani dalam pemulihan pascabencana," katanya.
(fra)

2 hours ago
1
















































