Pramono Larang Keras Warga Jakarta Gadaikan KJP

2 hours ago 3

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperingatkan warga penerima manfaat Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk tidak menyalahgunakan bantuan tersebut, termasuk menggadaikannya.

Pramono menegaskan akan segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk memastikan bantuan pendidikan tersebut tepat sasaran dan tidak dialihfungsikan untuk kebutuhan konsumtif lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Khusus untuk KJP, segera saya akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk tidak digadaikan," ujar Pramono di Lapangan Maroedja Sport Park, Meraya Utara, Kembangan, Jakarta Barat, Kamis (12/2).

"Karena KJP ini adalah hal yang prinsip untuk bisa merubah kehidupan masyarakat terutama di lapis terbawah," sambungnya.

Menurut Pramono, efektivitas KJP, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), dan program pemutihan ijazah telah terbukti memberikan dampak positif terhadap indikator kesejahteraan di Jakarta.

Pramono merujuk pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menunjukkan perbaikan angka kemiskinan dan stunting.

Oleh karena itu, Pramono mengatakan, penyalahgunaan dana pendidikan dinilai dapat menghambat upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga Jakarta.

"Hasil itu terbukti dari hasil BPS kita, Badan Pusat Statistik, semua indikator kita berkaitan dengan kemiskinan, stunting, dan sebagainya mengalami perbaikan," ujar Pramono.

"Saya meyakini itu karena KJP, KJMU, dan pemutihan ijazah, dan sebagainya," sambungnya.

(fra/kna/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |