Pramono Ungkap Alasan Pembongkaran Tiang Monorel Rabu Pekan Depan

16 hours ago 5

Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan alasan pemilihan hari Rabu (14/1) pekan depan sebagai waktu dimulainya pembongkaran tiang monorel yang berada di Jalan HR Rasuna Said.

Menurutnya, hari tersebut dipilih agar para pejabat Pemprov DKI Jakarta yang akan datang di kawasan tersebut tidak menggunakan kendaraan pribadi sehingga tidak berpotensi menimbulkan kemacetan.

Saat ini Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta diwajibkan menggunakan transportasi umum setiap Rabu. Kebijakan ini ditetapkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk monorel kita akan mulai bongkar harinya sudah kita tentukan hari Rabu. Kenapa hari Rabu? Supaya pejabat siapapun yang datang ke situ gak pakai kendaraan pribadi supaya gak membuat macet," ujar Pramono di Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1).

Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan ini, Pemprov Jakarta memberikan fasilitas transportasi umum gratis bagi ASN setiap Rabu. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh moda transportasi publik seperti Transjakarta, MRT, dan LRT, namun tidak termasuk layanan taksi.

Selain itu, Pramono menyebut pihaknya telah meminta kepada pihak Dinas Bina Marga DKI Jakarta agar proses pembongkaran dilakukan secara maksimal pada malam hari.

Langkah tersebut diambil untuk meminimalkan gangguan terhadap lalu lintas yang ada di kawasan Rasuna Said.

"Saya juga sudah meminta kepada Dinas Bina Marga untuk pembongkaran harus maksimal dilakukan malam hari supaya tidak mengganggu transportasi yang ada di Rasuna Said," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana membongkar tiang monorel mangkrak yang berada di Jalan HR Rasuna Said mulai pekan depan.

"Jadi rencana minggu depan kita akan mulai. Insyaallah hari Rabu kalau enggak berubah," ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta Heru Suwondo di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (7/1).

Heru mengaku pembongkaran bisa dilakukan sebab seluruh persyaratan telah terpenuhi. Ia menjelaskan penataan akan berfokus pada Rasuna Said sisi timur yang selama ini terkendala karena adanya tiang monorel.

"Makanya kan kita rapikan jalannya, yang Jalan Rasuna Said sisi timur, jalur cepat, jalur lambat, dan trotoar akan kita tata," ucap Heru.

Setelah tiang monorel dibongkar, Pemprov DKI berencana langsung melakukan penataan ulang pada trotoar dan jalan yang ada di Rasuna Said sisi timur.

(nat/kid)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |