Bandung, CNN Indonesia --
Al Ridwan (22), putra dari Wakil Bupati Bogor AdeRuhandi alias Jaro Ade, meninggal karena kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Cigudeg, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (1/2) malam.
"Kecelakaan terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha YZ 250 XF tanpa nomor polisi," kata Kasat Lantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama saat dikonfirmasi, Senin (2/2).
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara dan keterangan saksi, sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Jasinga. Saat hendak mendahului truk tronton, korban kehilangan kendali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Motor oleng dan jatuh, kemudian terseret ke depan hingga membentur ban belakang kanan truk. Korban terpental ke sisi kanan jalan," ujarnya.
Korban mengalami luka serius dan sempat mendapatkan penanganan di Puskesmas Cigudeg sebelum dirujuk ke RSUD Moh. Noh Nur Leuwiliang. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit.
Polisi memastikan korban menggunakan helm dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) saat kejadian. Sementara pengemudi truk dalam kondisi lengkap surat-surat kendaraan.
Sementara itu, mengutip dari Antara, kerabat Jaro Ade mengatakan korban sempat ke rumah neneknya di Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, Bogor. Korban lalu melanjutkan perjalanan ke rumah orang tuanya di Cibinong pakai motor.
"Sebelum kejadian, Almarhum sempat pulang dulu ke Cileuksa, rumah neneknya," kata Fajar yang merupakan kakak tertua Jaro Ade, Senin.
Dia menambahkan, setelah dari Cileuksa, Al Ridwan berniat kembali ke rumah orang tuanya di Cibinong dengan mengendarai sepeda motor trail. Dalam perjalanan, korban sempat berpapasan dengan sebuah kendaraan truk tronton.
"Bukan tabrakan. Almarhum mau menyalip, tapi karena kondisi jalan licin, akhirnya terjatuh," kata Fajar.
Usai terjatuh, Al Ridwan sempat dilarikan ke Puskesmas Cigudeg untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun karena kondisinya memburuk, korban kemudian dirujuk ke RSUD Leuwiliang.
"Sudah ditangani di rumah sakit, tapi sekitar subuh pukul 04.30 WIB almarhum meninggal dunia di RSUD Leuwiliang," ujarnya.
Fajar menambahkan, Al Ridwan dimakamkan di pemakaman keluarga di Desa Cileuksa, Kecamatan Sukajaya, pada Senin pagi sekitar pukul 09.00 WIB.
"Di mata keluarga dan warga Sukajaya, almarhum dikenal baik dan humoris. Kebaikannya tidak bisa dilupakan. Sebelum kecelakaan ini, almarhum juga sempat menghadiri acara pernikahan temannya," kata Fajar.
(csr/kid)

2 hours ago
2

















































