Jakarta, CNN Indonesia --
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah mengungkapkan masih ada 504 warga dari 193 kepala keluarga (KK) yang harus mengungsi karena terdampak tanah longsor di Gunung Kaupas Serang, Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Banten.
Zakiyah mengatakan pengungsi masih diminta untuk tetap bertahan di lokasi pengungsian hingga situasi dinyatakan benar-benar aman oleh tim teknis.
"Asesmen apakah sudah aman untuk warga kembali ke rumah atau tidak sedang dilakukan. Kalau belum bisa dikatakan aman, warga belum bisa kembali karena kondisinya sangat berbahaya," ujar Zakiyah mengutip Antara, Rabu (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menambahkan keputusan memulangkan warga ke rumah masing-masing sepenuhnya bergantung pada hasil kajian lapangan dari BPBD, Dinas PUPR, serta TNI-Polri. Langkah ini diambil untuk mencegah korban jiwa mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi longsor susulan yang masih mengancam.
"Kami mengevakuasi warga yang dekat titik longsor ke tempat aman. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, jadi semua dikumpulkan di sini dulu," katanya.
Ia juga mengklaim memberi perhatian khusus kepada kelompok rentan yang terdiri atas 31 lansia, 21 balita, dan 4 ibu hamil.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat, menambahkan evakuasi adalah langkah antisipasi terbaik saat ini. Berdasarkan permodelan kajian sementara, jika terjadi longsor susulan, material nya berpotensi menyebar antara 200 hingga 300 meter mendekati permukiman penduduk.
"Kami terus memantau, mudah-mudahan tidak terjadi longsor susulan," ujar Ajat.
(dal/tim/dal)

1 day ago
8

















































