Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi menemukan ada indikasi keracunan dalam kasus tewasnya satu keluarga di sebuah rumah kontrakan di Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut).
"Tentang kasus Warakas, ini sedikit kami bocorkan kepada rekan-rekan, memang dugaan peristiwa itu terindikasi adanya keracunan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, dikutip Selasa (13/1).
Namun, kata Budi, indikasi keracunan ini masih dugaan awal. Budi menyebut pihaknya masih menunggu hasil laboratorium dan pemeriksaan dokter forensik untuk memastikan penyebab kematian para korban.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini pihak laboratorium serta kedokteran forensik yang melaksanakan autopsi bersama penyidik akan segera melakukan gelar perkara ataupun rekonsiliasi. Sehingga hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita pada saat terjadi peristiwa itu, akan dilakukan gelar perkara persesuaian," tutur dia.
Sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas di Jalan Warakas 5 Gang 10, Tanjung Priok, Jakarta Utara diduga keracunan, Jumat (2/1).
Korban meninggal dunia yakni anak laki-laki berinisial AAB (13), perempuan berinisial SS (50), dan perempuan berinisial AAL (27).
Selain korban tewas, satu orang ditemukan selamat yakni pria berinisial ASJ (22) yang kemudian dirawat di RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis.
Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi menyebut ketiga korban tewas itu ditemukan dalam kondisi mengeluarkan busa dari mulutnya.
"Dari pemeriksaan awal, dari kasat mata keluar busa dari ketiga mayat tersebut," kata Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana di Jakarta, Jumat.
(dis/isn)

3 hours ago
2
















































