Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia Mukhtarudin mengatakan warga di daerah terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatra, akan diprioritaskan mendapat pelatihan dan ditempatkan ke luar negeri sebagai pekerja migran.
Ia menjelaskan salah satu program quick win Presiden Prabowo Subianto adalah menempatkan 500 ribu Pekerja Migran Indonesia.
"300 ribu dari SMK go global, dan 200 ribu dari umum, ini akan kita prioritaskan kepada daerah-daerah yang terdampak. Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, akan kita fasilitasi pelatihan kemudian penempatannya," kata Mukhtarudin usai rapat di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Rabu (7/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sehingga ini bagi warga masyarakat Aceh yang terdampak dan Sumatra Utara dan juga Sumatra Barat, kita akan fasilitasi pelatihan dan penempatannya untuk bekerja di luar negeri," imbuh dia.
Sementara itu, ia menjelaskan bagi keluarga pekerja migran yang terdampak bencana, kementeriannya akan bersama dengan Kementerian Sosial dalam pendampingan.
"Sedangkan rumah-rumahnya pekerja migran, keluarga yang terdampak, juga kita koordinasi dengan Satgas untuk pemulihannya, apakah relokasi atau rehab rumahnya," ujarnya.
Utang UMKM direlaksasi
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pihaknya sudah membentuk Klinik UMKM Bangkit di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Ia menjelaskan Klinik UMKM Bangkit menawarkan tiga layanan utama, pertama adalah pembiayaan.
"Layanan pertama adalah layanan pembiayaan yang sekarang sudah diputuskan dan dirapatkan di rapat komite pembiayaan bahwa terkait piutang, pinjaman usaha, dan lain sebagainya UMKM di wilayah terdampak diberikan relaksasi dan nanti akan kita petakan mana-mana saja yang akan dihapuskan," ujar Maman.
Layanan kedua adalah belanja produk lokal, dan ketiga yakni penguatan produksi.
"Kita juga sekarang sudah mulai melakukan aktivasi ataupun kerja gotong-royong membersihkan warung-warung, toko-toko, aktivasi pasar, dan lain sebagainya di seluruh daerah terdampak," katanya.
(yoa/isn)

1 day ago
11

















































