Penajam Paser Utara— Desa Telemow yang berada di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, memiliki beragam potensi di sektor pariwisata, perekonomian, pendidikan, hingga budaya. Namun seluruh potensi tersebut belum dapat berkembang secara optimal akibat kondisi akses jalan yang tidak memadai.
Kepala Desa Telemow, Munip, S.Pd, menyatakan bahwa pembangunan desa sangat terhambat karena rusaknya jalan yang menjadi akses utama masyarakat.
“Sebenarnya banyak potensi yang bisa kami kembangkan. Namun kondisi jalan saat ini membuat semuanya sulit berjalan maksimal, ” ujarnya. Senin (24/11/2025).
Kerusakan jalan telah berdampak langsung pada aktivitas ekonomi warga. Hasil perkebunan yang seharusnya dapat dijual dengan mudah menjadi terlambat dan tidak maksimal karena distribusi terhambat.
Pada sektor pendidikan, guru dan siswa juga merasakan kesulitan serupa. Kondisi jalan yang rusak membuat perjalanan menuju sekolah memakan waktu lebih lama dan membahayakan keselamatan.

Warga mengungkapkan bahwa kondisi jalan rusak ini telah berlangsung cukup lama. Dahulu, perawatan masih dilakukan oleh pihak PT ITCI, namun kini tidak lagi. Meski begitu, warga sempat melihat adanya pendataan rumah-rumah di sepanjang jalan beberapa bulan lalu oleh RT setempat, sehingga mereka berharap hal tersebut menjadi langkah awal menuju perbaikan.
Akses jalan yang digunakan masyarakat ini melewati dua desa, yakni Desa Telemow dan Desa Binuang. Masyarakat berharap pemerintah daerah maupun pihak terkait dapat segera menangani kerusakan tersebut, terlebih di tengah ramainya pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Dengan adanya pembangunan IKN, kami berharap desa-desa sekitar juga merasakan dampak positif, termasuk perbaikan infrastruktur jalan, ” ungkap salah satu warga.
Pemerintah desa berharap perhatian serius dari pemerintah daerah agar perbaikan jalan dapat segera direalisasikan, sehingga potensi Desa Telemow dapat berkembang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
(Iwan)

5 days ago
13

















































