Aparat Dalami Keterlibatan KKB Kodap III Ndugama soal Pembunuhan Sopir

6 hours ago 11

Jakarta, CNN Indonesia --

Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga menjadi pelaku pembunuhan terhadap seorang sopir lajuran di jalur Wamena menuju Mbua, Papua Pegunungan, Selasa (15/9).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo mengatakan saat ini pihaknya tengah mendalami informasi keterlibatan KKB wilayah Kodap III Ndugama yang diduga berada di sekitar lokasi kejadian.

"Ada informasi yang mengarah kepada kelompok Kodap III Ndugama yang berada di sekitar lokasi, namun informasi tersebut masih harus kami dalami dan verifikasi lebih lanjut," ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (17/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga membantah klaim yang disebarkan oleh KKB bahwa korban merupakan anggota intelijen aparat keamanan. Yusuf memastikan informasi tersebut tidak benar dan propaganda yang disebarkan sebagai dalih aksi penyerangan.

"Berita yang menyebut sopir lanjuran merupakan anggota intel aparat keamanan adalah berita bohong atau hoaks. Sopir itu memang bekerja sebagai sopir dan sudah menjalankan pekerjaannya selama sekitar 13 tahun di jalur tersebut," tuturnya.

Lebih lanjut, dari hasil olah TKP pihaknya juga menemukan sejumlah barang bukti berupa satu butir selongsong amunisi laras panjang kaliber 5,56 milimeter serta satu buah tas yang berisi identitas korban.

Yusuf memastikan pihaknya akan terus melakukan penyidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat.

"Kami akan terus melakukan penyelidikan untuk mengejar dan menangkap pelaku kejahatan ini," pungkasnya.

Sebelumnya sopir kendaraan lajur rute Wamena-Mbua berinisial AS (41) dibunuh oleh KKB di Jalan Poros Habema KM 32, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Selasa (15/9).

Peristiwa itu terjadi ketika korban AS berangkat dari Ilekma menuju Mbua dengan membawa bahan kebutuhan pokok dan sembilan orang penumpang. Sekitar pukul 08.30 WIT, rombongan diduga mengalami penghadangan oleh kelompok bersenjata di kawasan Habema.

Korban baru ditemukan pada Rabu (16/9) pagi. Kendaraan ditemukan berada di bibir jurang dengan kedalaman sekitar 13 meter dari bahu jalan dalam kondisi hangus terbakar. Di dalam kendaraan juga ditemukan korban dengan keadaan hangus terbakar.

(tfq/gil)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |