SUKABUMI — Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Beny Syafri, S.H., M.Han., mengawal pembangunan Jembatan Garuda Suci sebagai bagian dari upaya TNI membantu meningkatkan konektivitas, mobilitas, dan perekonomian masyarakat di Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi.
Jembatan yang berada di Kampung Sukasari RT 003/RW 004, Desa Cikembar, Kecamatan Cikembar tersebut diresmikan Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Senin (20/7/2026).

Letkol Inf. Beny Syafri bertindak sebagai penanggung jawab kegiatan peresmian yang dihadiri sekitar 200 orang dari unsur TNI, pemerintah daerah, kepolisian, perangkat kecamatan dan desa, serta masyarakat setempat.
Dandim mengatakan, pembangunan Jembatan Garuda Suci merupakan bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu menjawab kebutuhan dasar masyarakat, khususnya terkait akses transportasi antarkampung.
“Pembangunan Jembatan Garuda Suci berangkat dari kebutuhan masyarakat terhadap akses yang aman dan layak. Kami berupaya agar pembangunan ini tidak sekadar menghasilkan konstruksi fisik, tetapi benar-benar memberikan manfaat bagi kegiatan sosial, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian warga, ” kata Letkol Inf. Beny Syafri.
Jembatan Garuda Suci memiliki panjang sekitar 12 meter dan lebar tiga meter. Jembatan tersebut menghubungkan Kampung Sukamantri dengan Kampung Cikate serta menjadi salah satu akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Keberadaan jembatan juga memudahkan perjalanan anak-anak menuju sekolah, memperlancar distribusi hasil pertanian dan barang kebutuhan masyarakat, serta mempercepat akses warga menuju fasilitas kesehatan dan pusat pelayanan pemerintahan.
Menurut Dandim, pembangunan jembatan dapat diselesaikan berkat kerja sama antara jajaran TNI, pemerintah daerah, aparat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
“Jembatan ini adalah hasil dari semangat gotong royong dan sinergi seluruh pihak. Kami menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang ikut mendukung proses pembangunan sejak tahap awal hingga jembatan dapat diresmikan dan digunakan, ” ujarnya.
Letkol Inf. Beny Syafri mengajak masyarakat untuk menjaga dan merawat Jembatan Garuda Suci agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Penggunaan jembatan juga harus memperhatikan kapasitas dan ketentuan keselamatan.
“Setelah diresmikan, tanggung jawab berikutnya adalah menjaga dan merawatnya bersama-sama. Jembatan ini merupakan aset masyarakat. Karena itu, penggunaannya harus dilakukan secara tertib dan sesuai kapasitas agar tetap aman serta berfungsi dalam waktu yang lama, ” tegasnya.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih tiba di lokasi sekitar pukul 09.10 WIB. Kedatangannya disambut Danrem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Thomas Rajunio, S.I., M.Tr.Han., Dandim 0607/Kota Sukabumi Letkol Inf. Beny Syafri, Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ari Wibowo, S.Hub.Int., dan Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M.
Prosesi penyambutan diawali dengan tarian tradisional dan pengalungan selendang. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, pemutaran video proses pembangunan jembatan, sambutan, penyerahan bantuan sembako, penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, pelepasan balon, dan peninjauan langsung kondisi jembatan.
Mayjen TNI Kosasih mengatakan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari tanggung jawab TNI untuk membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat.
“Jembatan ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Semoga keberadaannya menjadi penghubung kegiatan perekonomian sekaligus mempererat silaturahmi masyarakat antarkedusunan dan antardesa, ” kata Pangdam.
Ia berharap seluruh tenaga, pikiran, dan keringat yang diberikan dalam proses pembangunan Jembatan Garuda Suci menjadi amal kebaikan karena memberikan dampak luas bagi masyarakat.
“Sekecil apa pun kebaikan yang diberikan dalam pembangunan jembatan ini akan menghasilkan manfaat yang besar. Semoga jembatan ini menjadi aset kebaikan dan ladang amal ibadah bagi kita semua, ” ujarnya.
Dengan mengucapkan basmalah, Pangdam III/Siliwangi secara resmi membuka Jembatan Garuda Suci untuk digunakan masyarakat.
Bupati Sukabumi Drs. H. Asep Japar, M.M., mengapresiasi Pangdam III/Siliwangi, Dandim 0607/Kota Sukabumi, dan seluruh jajaran yang telah membantu pembangunan jembatan tersebut.
“Jembatan Garuda Suci menjadi simbol ketangguhan, persatuan, dan semangat gotong royong. Pembangunan ini merupakan bukti nyata sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menghadirkan solusi terhadap kebutuhan warga, ” kata Asep Japar.
Menurutnya, Jembatan Garuda Suci memiliki peran strategis karena memperlancar mobilitas warga, distribusi barang dan jasa, akses menuju fasilitas kesehatan, serta perjalanan pelajar menuju sekolah.
“Kami berharap sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat terus diperkuat untuk mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah, ” tuturnya.
Perwakilan masyarakat Desa Cikembar, Lena Marlia, menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Pangdam III/Siliwangi, Dandim 0607/Kota Sukabumi, dan seluruh jajaran TNI atas pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan warga.
“Jembatan ini sangat berarti bagi masyarakat karena membuka akses sosial, pendidikan, kesehatan, dan perekonomian. Jembatan juga dapat menjadi jalur alternatif untuk mengurangi kemacetan di Jalan Raya Pelabuhan II pada waktu-waktu tertentu, ” katanya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak pagi. Anak-anak, pemuda, tokoh masyarakat, dan para orang tua berbondong-bondong datang untuk menyaksikan peresmian jembatan yang menghubungkan dua kawasan permukiman tersebut.
Kegiatan turut dihadiri Aster Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf. M. Ikbal Lubis, Asren Kasdam III/Siliwangi Kolonel Inf. Febi Triandoko, Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf. Mahmudin Abdilah, pejabat Korem 061/Surya Kencana, jajaran Kodim 0607/Kota Sukabumi dan Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi, perwakilan Polres Sukabumi, Wakapolres Kota Sukabumi, pimpinan DPRD, kepala perangkat daerah, Camat Cikembar, serta para kepala desa se-Kecamatan Cikembar.
Letkol Inf. Beny Syafri menegaskan, Kodim 0607/Kota Sukabumi akan terus mendukung program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami akan terus membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah serta seluruh unsur masyarakat. TNI hadir bukan hanya untuk menjaga pertahanan dan keamanan, tetapi juga membantu mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang dihadapi warga, ” pungkas Dandim. (PERS)

12 hours ago
14

















































