Jokowi Buka Suara soal Desakan JK Tunjukkan Ijazah ke Publik

4 hours ago 9

Surakarta, CNN Indonesia --

Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) menanggapi Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) yang mendesaknya menunjukkan ijazah ke publik.

Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka itu menegaskan ijazah merupakan dokumen pribadi. Ia memiliki hak penuh atas ijazah tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebaliknya, Jokowi menantang pihak-pihak yang menyebut ijazahnya palsu untuk membuktikan tudingan mereka.

"Mestinya yang menuduh itu yang membuktikan, bukan saya disuruh menunjukkan," kata Jokowi, Jumat (10/4).

Jokowi khawatir terjadi preseden buruk jika ia menuruti desakan berbagai pihak untuk menunjukkan ijazahnya.

"Nanti semua orang bisa menuduh, dan (yang dituduh) disuruh menunjukkan buktinya. Kebalik-balik itu," kata dia.

Selain mendesak untuk menunjukkan ijazah, JK juga menyebut isu ijazah Jokowi telah berlarut-larut. Polemik berkepanjangan itu, kata JK, meresahkan masyarakat.

Jokowi mengatakan pihaknya sudah melaporkan tuduhan Roy Suryo Cs ke Polda Metrojaya sejak tahun lalu. Namun hingga saat ini kasus tersebut masih dalam proses penyidikan.

Ia berharap Polisi bisa memproses kasus tersebut lebih cepat agar dapat segera disidangkan di pengadilan.

"Ini kan sudah hampir satu tahun. Segera P21 dan segera diserahkan pada pengadilan untuk nanti kita bisa menunjukkan mana yang benar, mana yang enggak benar," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, pengadilan merupakan tempat yang tepat untuk mendapatkan kepastian hukum. Ia pun siap menunjukkan ijazahnya jika diminta hakim di persidangan.

"Forumnya jelas, forum hukumnya ada di pengadilan," kata dia.

"Kalau diminta hakim untuk menunjukkan ijazah asli, ya akan saya tunjukkan. Baik SD, SMP, SMA, S1, semuanya akan saya tunjukkan," lanjutnya.

Sebelumnya, JK mengatakan polemik ijazah Jokowi tidak hanya berdampak secara materiil, tetapi juga memicu perpecahan di tengah masyarakat akibat perdebatan berkepanjangan.

"Waktu kita habis, biaya ongkosnya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV. Itu sifat nasional kita terganggu dengan cara itu," kata JK, Rabu (8/4).

Menurut JK, persoalan tersebut sebenarnya dapat diselesaikan secara sederhana jika Jokowi menunjukkan ijazah asli miliknya. JK merupakan pendamping Jokowi ketika memimpin Indonesia periode 2014-2019.

"Sebenarnya sederhana persoalannya, karena saya yakin Pak Jokowi bahwa punya ijazah asli. Ya sebenarnya kita setop lah ini perkara dengan cara tinggal Pak Jokowi memperlihatkan ijazahnya yang asli," ujarnya.

(ugo/syd/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |