Kepala BGN Buka Ruang Polisi Usut Dugaan Pidana Kasus Keracunan MBG

5 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono menyerahkan temuan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada aparat penegak hukum.

Politikus Gerindra itu mengklaim kepolisian akan menyelidiki dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang diduga menjadi penyebab keracunan.

"Pidana atau tidaknya itu tergantung hasil penyelidikan dari pihak aparat penegak hukum," kata Sudaryono mengutip detikcom, Kamis (3/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejauh ini, Ia mengklaim sudah ada dua kasus keracunan MBG yang naik ke penyidikan.

"Sejauh ini laporan yang kami terima dari kepolisian, beberapa titik dapur yang kemudian menyebabkan gangguan kesehatan keracunan makanan itu dilakukan penyelidikan dan ada yang sudah naik penyidikan," imbuhnya.

"Nah, apakah ada yang tersangka atau tidak, kita serahkan kepada hasil penyidikan atau penyelidikan oleh aparat penegak hukum di lapangan. Gitu kira-kira," tambahnya.

Sudaryono mengatakan pihaknya tengah beres-beres tata kelola MBG dari kepemimpinan sebelumnya. Ia mengaku drop saat mengetahui ada temuan kasus keracunan baru-baru ini.

"Kami pastikan kami berusaha keras, ya, bagaimana.. Kami tadi sudah, sudah jelaskan juga di dalam. Dari kasus keracunan yang ada itu kalau kita breakdown, itu 80-90% tuh karena tidak taat SOP," ucapnya.

Sudaryono mengaku terpukul dengan temuan keracunan MBG di sejumlah wilayah. Ia berjanji akan memperbaiki tata kelola MBG secara menyeluruh.

"Beberapa hari terakhir ini kemudian tersebar berita adanya keracunan di Sidoarjo, di Agam, kemudian tadi di mana? Di Lasem ya, ini di Rembang ya. Ini tentu saja kami sangat, sangat terpukul sebetulnya. Tapi ini dan kami tidak boleh menyerah. Insyallah ini kami, kita perbaiki semua tata kelolanya," imbuhnya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |