Menhaj Bicara Jemaah Umrah Tertahan di Saudi Imbas Erupsi Krakatau

3 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, mengungkap sejumlah jemaah umrah masih tertahan di Arab Saudi akibat penutupan delapan bandara imbas sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (5/9).

"Saya udah minta tim kita untuk memantau, ada jamaah umrah kita yang tertunda kepulangannya ke Tanah Air," ujar Irfan saat dihubungi, Senin (7/9).

Namun, Irfan mengaku belum menerima jumlah detailnya. Dia mengaku telah menerjunkan tim untuk memantau kondisi keseluruhan jemaah. Bukan hanya di Arab Saudi, namun juga para calon jemaah yang hendak diberangkatkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepada mereka, Kemenhaj telah mengimbau untuk menahan keberangkatan. Meski begitu, Irfan menyebut ada pula jemaah yang tetap bisa kembali ke Tanah Air melalui bandara alternatif Kertajati.

"Ada yang bisa pulang ke tanah air tetapi melalui dialihkan melalui Kertajati," katanya.

Meski begitu, Irfan menyebut sebagian jemaah yang kini masih tertahan dalam kondisi baik. Dia berujar, sejumlah maskapai memberikan kompensasi penginapan kepada mereka.

"Ada beberapa maskapai yang memberikan kompensasi hotel penginapan. Ada juga beberapa yang tidak memberikan, karena itu kami saya minta ke tim kita yang di grup kita untuk memantau terus situasi di sana," katanya.

"Angka-angkanya saya kebetulan saya lagi di luar negeri ini, jadi angka-angkanya sedang saya minta untuk kepastian angkanya," imbuh Irfan.

Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Sabtu (5/9) pagi di perairan Selat Sunda telah berdampak luas terhadap lima provinsi di sekitarnya.

Abu vulkanik dari semburan lava bergerak ke Banten, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Sumatera Selatan. Imbasnya, total delapan bandara yang menutup operasional mulai dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta hingga Halim Perdanakusuma Jakarta.

(thr/har)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |