SUMBAR – Dalam rangka menyambut momentum mudik Lebaran Idul Fitri 1446 H yang diperkirakan akan meningkatkan volume lalu lintas, Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat bekerja sama dengan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat, Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumbar, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumbar, dan Dinas Perhubungan (Dishub) Sumbar melakukan uji coba penerapan One Way System (Sistem Satu Arah) untuk jalur Padang ke Bukittinggi dan sebaliknya. Sistem ini diharapkan dapat mengurangi kemacetan dan meningkatkan keselamatan selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2025.
Pelaksanaan uji coba One Way System ini dilakukan pada tanggal 26 Maret 2025 pukul 14.00-16.00 WIB, dengan jalur Padang ke bukittinggi kendaraan diarahkan melalui Padang Panjang, sedangkan Bukittinggi ke Padang diarahkan melalui jalur Malalak.
Dirlantas Polda Sumbar, Kombes. Pol. Dwi Nur Setiawan, S.I.K., M.H menyampaikan Pelaksanaan One Way System akan berlangsung selama periode arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1446 H dengan harapan dapat memberikan kemudahan dan kelancaran perjalanan bagi para pemudik.” Kami akan memberlakukan One Way System arus mudik pada tanggal 28-30 Maret 2025 dengan jam operasional pukul 12.00-17.00 WIB, sedangkan untuk arus balik akan diberlakukan pada tanggal 4-6 April 2025 dengan jam operasional yang sama, pukul 12.00-17.00 WIB. Selama penerapan One Way System, kendaraan dengan kebutuhan urgensi tinggi seperti pembawa BBM, pemadam kebakaran, dan ambulance tetap diperbolehkan untuk melintasi jalur dengan pengawalan polisi” ujar Dwi.
Kepala PT Jasa Raharja Kantor Wilayah Sumatera Barat, Teguh Afrianto, menjelaskan bahwa penerapan One Way System ini merupakan langkah strategis dalam menjaga kelancaran lalu lintas dan keselamatan para pengguna jalan. “Kami bekerja sama dengan instansi terkait untuk memastikan mudik Lebaran tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan aman. Sistem One Way System ini diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas yang sering terjadi selama momen libur Panjang, terutama momentum mudik Lebaran Idul Fitri, ” ujar Teguh.
Jasa Raharja dan pihak terkait lainnya akan melakukan sosialisasi melalui berbagai saluran komunikasi, baik media sosial, spanduk, maupun informasi langsung di lapangan untuk memastikan masyarakat memahami penerapan sistem ini. Diharapkan, pemudik dapat mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan petunjuk yang diberikan oleh petugas selama pelaksanaan One Way System .