PANGKEP – Semangat gotong royong kembali mewarnai pembangunan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep). Personel TNI-Polri bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas), Pemerintah Kelurahan Bori Appaka, serta masyarakat bahu-membahu melanjutkan pembangunan Jembatan Beton Garuda di Kampung Rappo-Rappo Jawa, Kelurahan Bori Appaka, Kecamatan Bungoro.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa sinergitas antara aparat keamanan, perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat mampu menghadirkan semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi warga.
Sejak pagi hari, seluruh peserta gotong royong terlihat kompak mengerjakan berbagai tahapan pembangunan jembatan. Ada yang mengaduk campuran semen, mengangkut material, memasang bekisting, hingga merapikan area pekerjaan agar proses pembangunan berjalan lancar.
Kehadiran mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin memberikan energi positif dalam kegiatan tersebut. Selain membantu pekerjaan fisik, mereka juga membangun semangat kebersamaan bersama masyarakat sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, personel TNI dan Polri turut memberikan dukungan tenaga sekaligus memotivasi masyarakat agar tetap menjaga budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Pangkep.
Pemerintah Kelurahan Bori Appaka menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang tanpa mengenal lelah bergotong royong demi mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan yang sangat dibutuhkan masyarakat.
Jembatan Beton Garuda nantinya diharapkan menjadi akses penghubung yang lebih aman dan nyaman bagi warga Kampung Rappo-Rappo Jawa. Keberadaannya akan mempermudah aktivitas masyarakat, baik untuk keperluan pendidikan, pekerjaan, maupun kegiatan sosial.
Selain meningkatkan akses transportasi, jembatan tersebut juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian, perikanan, maupun aktivitas usaha warga diperkirakan menjadi lebih lancar setelah jembatan selesai dibangun.
Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam pembangunan ini menjadi contoh bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
Kolaborasi antara TNI, Polri, mahasiswa, pemerintah kelurahan, dan warga menjadi kekuatan besar dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Gotong royong yang terus dipelihara juga mencerminkan tingginya rasa kepedulian sosial dan tanggung jawab bersama dalam membangun lingkungan yang lebih baik untuk generasi mendatang.
Masyarakat berharap pembangunan Jembatan Beton Garuda dapat segera rampung sehingga manfaatnya bisa segera dirasakan oleh seluruh warga, terutama dalam memperlancar mobilitas sehari-hari dan meningkatkan konektivitas antarwilayah.
Pembangunan Jembatan Beton Garuda di Kampung Rappo-Rappo Jawa menjadi simbol nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sinergitas Polri, mahasiswa, pemerintah, dan masyarakat. Kebersamaan ini diharapkan terus terjaga sebagai modal utama dalam mempercepat pembangunan serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pangkep.( Herman Djide)

1 day ago
26

















































