Suasana Terkini Bandara Soetta saat Ditutup Hingga 09.30 WIB

9 hours ago 17

Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah penumpang tampak masih tertahan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) yang ditutup hingga pukul 09.30 WIB pada Minggu (6/9) imbas abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dikutip dari detik, para penumpang bertahan di sekitar konter check-in Terminal 3 Bandara Soetta sekitar 07.00 WIB. Kursi tunggu di lokasi tampak penuh hingga ada yang duduk ngemper di lantai.

Sementara itu, antrean di konter check-in juga masih terjadi. Beberapa penumpang tampak mencoba untuk melakukan check-in. Terdengar juga di lokasi suara pengumuman terkait aktivitas bandara yang ditutup sementara. Para penumpang diimbau untuk menunggu informasi selanjutnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aktivitas operasional penerbangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta ditutup sementara. Para penumpang diimbau untuk tetap tenang dan menunggu informasi lebih lanjut terkait perkembangan penerbangan," demikian pengumuman yang terdengar di lokasi.

Salah satu penumpang yang ingin berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia bernama Randi (29) mengaku penerbangannya dibatalkan. Dia menyebut pesawatnya sebelumnya dijadwalkan berangkat pada pukul 11.00 WIB nanti.

"Ke Malaysia, jam 11. Tapi kena pembatalan juga," kata Randi ditemui di lokasi.

Calon penumpang berada konter lapor diri di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Berdasarkan Notice To Airmen atau NOTAM yang dikeluarkan AirNav Indonesia, Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktifitas penerbangan karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YUCalon penumpang berada konter lapor diri di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9) pagi. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Randi mengaku belum mendapat pengumuman terkait nasib penerbangannya setelah dibatalkan. Dia masih ingin bertahan untuk memastikan status operasional bandara.

"Belum. Masih ngambang. Cuma nggak tahulah ini kan tadi aku membaca operasional, apa ya, ditutup gitu. Nunggu 09.30 kali gitu doang," katanya.

Berdasarkan rilis resmi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Bandar Udara Internasional Soetta ditutup sementara dari pukul 01.30 WIB s.d. 09.30 WIB berdasarkan NOTAM Nomor A3341/26.

Penutupan wilayah udara ini dilakukan sebagai tindak lanjut hasil paper test pada Minggu (6/9) pukul 00.35 WIB - 01.05 WIB yang menunjukkan hasil positif sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

Calon penumpang melihat layar monitor jadwal penerbangan yang ada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9/2026). Berdasarkan Notice To Airmen atau NOTAM yang dikeluarkan AirNav Indonesia, Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktifitas penerbangan karena adanya indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/YUCalon penumpang melihat layar monitor jadwal penerbangan yang ada di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9) pagi. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)

Selanjutnya, hasil paper test terbaru dari Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno Hatta (Gedung 725 AMOS) pada pukul 06.05 WIB - 06.35 WIB juga menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di area Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta sehingga penutupan bandara diperpanjang hingga Minggu (6/9) pukul 09.30 WIB sesuai NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26.

Berdasarkan pembaruan data hingga 6 September 2026 pukul 05.30 WIB, berikut rincian dampak operasional penerbangan:

Saat ini, pihak bandara memastikan bahwa seluruh pesawat yang sedang Remain Over Night (RON) berada dalam kondisi aman. Terdapat total 170 pesawat yang disiagakan di area apron dengan rincian: Terminal 1: 66 pesawat
Terminal 2: 51 pesawat
Terminal 3: 49 pesawat
Kargo: 4 pesawat

Berdasarkan NOTAM penutupan wilayah udara periode 01.30 s.d. 09.30 WIB, tercatat sebanyak 209 pergerakan penerbangan terdampak.

Lengkapnya baca di sini.

(tim/har)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |