Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta kembali melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem.
"Rencana penerbangan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dalam rangka kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi ekstrem di Provinsi DKI Jakarta," kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Sabtu (31/1).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi tersebut merupakan hasil sinergi antara BPBD DKI Jakarta dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), TNI Angkatan Udara, serta unsur terkait lainnya.
Dia menjelaskan pada sorti pertama, pesawat melakukan penyemaian awan di perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-11.000 kaki. Pada sorti ini, digunakan bahan semai berupa Kalsium Oksida (CaO) sebanyak 800 kilogram.
Sorti kedua, dilaksanakan dengan fokus penyemaian awan di wilayah barat daya Jakarta, penerbangan dilakukan pada ketinggian 7.000-8.000 kaki.
"Pada sorti ini, digunakan bahan semai berupa Natrium Klorida (NaCl) sebanyak 800 kilogram," ujar Isnawa, melansir Antara.
Lebih lanjut, dia menyebutkan OMC tersebut dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer serta pemantauan cuaca secara berkelanjutan, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman.
BPBD Provinsi DKI Jakarta terus melakukan evaluasi harian terhadap pelaksanaan OMC serta memperkuat koordinasi lintas instansi guna memastikan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
(dmi/dmi)

6 hours ago
8
















































