Istana Respons Sony soal Daftar 41 Nama Diduga Terlibat Korupsi MBG

4 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Istana angkat suara soal pengakuan salah satu tersangka kasus korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG), Sony Sonjaya yang menyebut kini ada 41 nama yang diduga terlibat dalam kasusnya.

Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamenesneg) Bambang Eko Suhariyanto hanya merespons singkat kabar tersebut. Juri bilang, fakta lain dalam kasus itu akan terbuka di pengadilan, dan dia meminta semua pihak untuk menunggu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Itu nanti akan terbuka ketika persidangan ya. Nanti [tunggu] persidangan aja ya," ujar Bambang usai rapat di DPR, Selasa (23/6).

Sony lewat kuasa hukumnya, Krisna Murti mengungkap bahwa jumlah pihak yang terlibat dalam kasus korupsi proyek MBG bertambah dari semula 26 menjadi 41 nama. Pernyataan itu disampaikan Krisna usai kliennya menjalani pemeriksaan lanjutan di Kejaksaan Agung (Kejagung).

Menurut Krisna, penambahan nama itu dikarenakan ada sosok yang meminta jatah titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk pihak-pihak yang terafiliasi dengan mereka.

"Tadi dibuka [chat] oleh penyidik. Pas dibuka oleh penyidik, ternyata ada tabel terisi usulan orang-orang baru lagi. Jadi bertambah totalnya dari yang 26 ditambah tadi temuan baru, jadi totalnya 41 nama," kata dia, Jumat (19/6).

Pihaknya belum membeberkan ke wartawan ihwal siapa saja sosok yang masuk dalam daftar 41 tokoh itu. Krisna juga tidak mengonfirmasi nama-nama yang sudah beredar ke publik di media sosial.

Namun, salah satu yang diungkap oleh Sony dalam pemeriksaan kepada penyidik berinisial 'NSD'. Ia menyebut sosok tersebut sempat meminta Sony untuk mengubah yayasan SPPG yang telah disetujui tanpa surat resmi.

Kejagung telah menetapkan total enam orang tersangka dalam kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025-2026.

Selain Sony, mereka yakni eks Kepala BGN Dadan Hindayana; Lodewyk Pusung; kaki tangan Sony, Asep Yusuf Somantri (AYS); Komisaris PT. Yasa Artha Trimanunggal (YAT), Andri Mulyono dan Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review, Glory Harimas Sihombing.

(thr/wis)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |