Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menghadiri acara Bloomberg New Economy Forum di India, Kamis (19/2).
Kedatangan Jokowi disambut langsung oleh Duta Besar RI untuk India, Ina Hagniningtyas Krisnamurthi.
Ajudan Jokowi, AKBP Syarif Fitriansyah, mengatakan bahwa Jokowi dijadwalkan menghadiri Bloomberg New Economy Forum pada Jumat (20/2) pagi. Forum tersebut akan fokus membahas isu krusial mengenai kedaulatan Kecerdasan Buatan (AI).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bapak (Jokowi) sudah tiba di India. Besok pagi agenda cukup padat, diawali dengan diskusi mengenai AI di The Leela Palace," kata Syarif melalui keterangan tertulis yang diterima, Kamis (19/2), dikutip detikJateng.
Syarif menjelaskan bahwa agenda esok hari akan dikemas dalam bentuk diskusi saat sarapan atau breakfast meeting. Menurutnya, acara tersebut juga bakal dihadiri oleh tokoh-tokoh penting global.
"Rencananya akan ada sambutan dari PM Inggris Rishi Sunak dan Menteri Shri Ashwini Vaishnaw," ungkap Syarif.
Syarif menyebut kegiatan dimulai pada Jumat (20/2) sekira pukul 07.30-09.00 WB di salah satu hotel di New Delhi, India.
"Diskusi ini dipandu langsung oleh tim dari Bloomberg," pungkasnya.
Jokowi sebagai Dewan Penasihat Bloomberg New Economy Jokowi juga pernag menjadi pembicara di Bloomberg New Economy Forum pada November 2025 di Singapura. Dia membanggakan infrastruktur digital di Indonesia termasuk QRIS.
"Ketika saya pertama kali menjadi presiden, saya punya pertanyaan sederhana: bagaimana kita bisa membangun ekonomi yang kuat untuk 280 juta orang? Kita tahu tidak ada jalan pintas, itulah sebabnya kita fokus pada hal-hal mendasar, seperti membangun jalan, pelabuhan laut, bandara, jaringan listrik, dan jaringan digital. Karena tanpa infrastruktur yang kuat, ekonomi tidak dapat tumbuh," kata Jokowi dalam bahasa Inggris, Jumat 21 November 2025.
Jokowi menyebut ada beberapa marketplace yang lahir di Indonesia. Sistem pembayaran QRIS pun jadi kebanggaan Jokowi. Sistem itu bisa dipakai pedagang kecil hingga perusahaan besar. QRIS juga bisa dipakai di beberapa negara.
"QRIS Indonesia menjadikan pembayaran digital mudah dan universal. Saat ini, pedagang kaki lima di desa kecil menggunakan sistem yang sama dengan perusahaan besar di Jakarta. Dan saat ini, Indonesia juga belajar bagaimana memanfaatkan teknologi dan sumber daya dengan lebih baik melalui inisiatif hilirisasi dan sektor baterai EV. Ini merupakan langkah menuju kecerdasan ekonomi," tegasnya.
Baca berita selengkapnya di sini.
(fra/tim/fra)

3 hours ago
1

















































