Kapolsek dan Kanit Reskrim di Rohil Dicopot Usai Warga Demo soal Narkoba

2 hours ago 8

Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolsek Panipahan di wilayah Polres Rokan Hilir (Rohil), Riau AKP Robiansyah dicopot usai demonstrasi warga yang menuntut agar bandar narkoba ditangkap.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan memastikan tak hanya Kapolsek, Kanit Reskrim Polsek Panipahan Aipda Rahmat Ilyas juga ikut dicopot.

Herry menegaskan, langkah ini diambil karena jajaran di tingkat Polsek dinilai belum mampu menjaga kondusivitas wilayah secara optimal, sehingga situasi sempat berkembang menjadi aksi yang tidak terkendali.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pencopotan tersebut dilakukan sebagai bentuk evaluasi dan tanggung jawab institusi atas dinamika kamtibmas yang berkembang di tengah masyarakat.

"Ini adalah bentuk evaluasi dan tanggung jawab kami. Kami melihat ada hal-hal yang tidak berjalan sebagaimana mestinya dalam menjaga situasi kamtibmas di Panipahan. Karena itu, kami mengambil langkah tegas," ujar Irjen Herry mengutip detikcom, Minggu (12/4).

Herry memastikan bahwa Polda Riau tidak tinggal diam dalam menyikapi peristiwa tersebut. Sejak awal kejadian, Kapolres Rokan Hilir bersama Wakil Bupati telah turun langsung ke lokasi untuk meredam situasi dengan mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh adat berdialog.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya cepat untuk menenangkan masyarakat sekaligus mencegah eskalasi lanjutan.

"Kami bergerak cepat sejak awal. Kapolres bersama Wakil Bupati sudah turun langsung ke lapangan, mengajak tokoh-tokoh masyarakat untuk berdialog dan meredam situasi. Ini bagian dari pendekatan yang kami lakukan agar kondisi segera kondusif," jelasnya.

Herry menambahkan, langkah penanganan tidak berhenti di situ. Pada hari ini, jajaran Polda Riau bersama pemerintah daerah kembali bergerak ke lokasi untuk memastikan stabilitas benar-benar terjaga.

Ia menyebutkan, saat ini kondisi di Panipahan telah berangsur pulih dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal. Namun demikian, penguatan langkah-langkah preventif dan pengawasan di lapangan tetap dilakukan untuk menjaga stabilitas keamanan.

Herry juga menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat Panipahan agar tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh keadaan.

Sebelumnya, Ratusan warga Panipahan, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Kabupaten Rokan Hilir, menggelar aksi unjuk rasa pada Jumat (10/4).

Aksi yang awalnya berlangsung damai ini dipicu keresahan masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Sekitar 150 orang dari massa terlebih dahulu berkumpul di Masjid Raya Panipahan, kemudian bergerak menuju Mapolsek Panipahan untuk menyampaikan tuntutan.

Dalam aksi, warga mendesak aparat penegak hukum untuk menutup seluruh aktivitas yang berkaitan dengan narkoba. Mereka juga meminta agar segera menangkap para pelaku yang diduga sebagai bandar dan pengedar, termasuk seorang warga berinisial M.

Setelah menyampaikan aspirasi kepada pihak kepolisian dan unsur pemerintah setempat, massa kemudian membubarkan diri. Namun, situasi berubah memanas saat sebagian massa bergerak menuju rumah seorang pria berinisial A yang diduga sebagai bandar narkoba.

Sesampainya di lokasi, massa langsung melakukan pelemparan dan perusakan terhadap rumah tersebut. Aksi makin tak terkendali ketika jumlah massa bertambah hingga sekitar 500 orang.

Baca berita lengkapnya di sini.

(tim/dal)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |