Jakarta, CNN Indonesia --
Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyebut proses latihan dasar militer peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) bukan untuk membentuk prajurit atau anggota militer, melainkan latihan untuk membentuk karakter, disiplin, dan kepemimpinan.
"Kami tegaskan bahwa kegiatan (latsarmil) ini bukan bertujuan membentuk peserta menjadi prajurit atau anggota militer. Para peserta tetap berada pada profesi dan penugasan sipilnya sebagai calon manajer pengelola Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)," ujar ujar Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSD) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (27/6).
"Latihan bela negara dan manajerial ini diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kerjasama, tanggung jawab, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan serta semangat pengabdian kepada masyarakat," imbuhnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketut menjelaskan korelasi kegiatan ini dengan pertahanan negara terletak pada peran strategis KDKMP Dan KNMP dalam memperkuat ekonomi kerakyatan yang kuat merupakan bagian dari ketahanan nasional.
"Karena itu, pembentukan calon pengelola koperasi yang berkarakter, berintegritas, disiplin dan memiliki jiwa kemimpinan menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional dan pertahanan negara secara luas," tuturnya.
Ketut menambahkan, materi untuk penanaman disiplin diberikan di antaranya bentuk kegiatan fisik dan kegiatan militer dasar seperti senam, jalan, PBB (peraturan baris berbaris), hingga PPM (Peraturan Penghormatan Militer).
Usai materi dasar ini, calon SPPI akan berlanjut mendapatkan materi dari Kementerian Koperasi untuk KDKMP, dan Kementerian kelautan untuk KNMP.
Sebelumnya, 5 peserta SPPI KDKMP meninggal dunia saat menjalani proses latsarmil di satuan pendidikan TNI. Kelima peserta meninggal dunia karena kondisi kesehatan yang berbeda-beda, mulai dari terkena heat stroke, tuberkulosis, hingga henti jantung.
Korban meninggal dunia kelima merupakan Nola Diasari dari Satuan Pendidikan Bela Negara Kalimantan yang meninggal pada Jumat (26/6).
(lom)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
11
















































