KSAD Minta Keluarga Prajurit di Lebanon Tak Risau Usai 3 TNI Gugur

2 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak meminta keluarga prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon, untuk tidak risau.

Permintaan itu disampaikan Maruli usai tiga prajurit TNI yang tengah bertugas gugur dalam dua insiden berbeda.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maruli mengatakan para prajurit TNI yang di Lebanon sudah tahu apa yang harus mereka lakukan di tengah eskalasi konflik.

"Enggak usah risau. Sebetulnya mereka juga sebetulnya tahu apa yang harus dilakukan. Tapi apapun juga semua pasti ada risikonya di tengah-tengah kejadian tersebut, yang penting doakan saja, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik," kata Maruli usai melepas jenazah tiga prajurit di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (4/4) malam.

Maruli mengatakan TNI merasa kehilangan dengan gugurnya tiga prajurit itu. Ia menyebut mereka adalah prajurit terpilih untuk melaksanakan misi perdamaian.

"Jadi, mudah-mudahan nanti tindak lanjut penyelesaian ini saya kira sudah direncanakan oleh Mabes TNI, Kementerian Pertahanan, dan juga mungkin atas nama negara mudah-mudahan bisa semakin jelas apa bagaimana peristiwa ini terjadi," katanya.

Di sisi lain, Maruli juga mengaku mendapat informasi soal prajurit TNI yang terluka karena insiden di Lebanon belum lama ini.

"Termasuk juga kami mendengar ada berita yang memang kami sendiri masih belum terlalu pasti untuk menerima kondisi terakhirnya. Ada yang kondisi masuk rumah sakit ada berapa orang, di Angkatan Darat ada dua orang. Memang kami belum dapat informasinya secara detail," katanya.

Total tiga prajurit TNI yang bertugas sebagai pasukan penjaga perdamaian tewas dalam dua insiden di Lebanon selatan dalam kurun waktu 24 jam.

Dalam pernyataannya, UNIFIL menyampaikan prajurit TNI, Praka Farizal Rhomadhon, tewas akibat ledakan proyektil di dekat salah satu pos Indonesia di desa Adchit Al Qusayr pada Minggu (29/3).

Sementara itu dua prajurit TNI yang gugur pada Senin (30/3) akibat ledakan dari sumber yang belum diketahui. Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar dan Sertu Muhammad Nur Ichwan gugur dalam insiden tersebut.

(yoa/dmi)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |