Jakarta, CNN Indonesia --
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melarang seluruh pegawai dilingkungan Pemprov DKI Jakarta menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik lebaran 2026.
Ia menegaskan tidak pernah memberikan izin apapun terkait penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi termasuk mudik.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Berkaitan dengan mobil dinas untuk mudik, saya tidak izinkan," ujarnya kepada wartawan di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Sabtu (7/3).
Pramono bahkan mengaku telah menyiapkan sanksi berat bagi para pegawai Pemprov DKI Jakarta yang kedapatan menggunakan mobil dinas selama lebaran nanti.
"Siapapun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat. Jadi untuk mobil dinas bagi para pejabat DKI Jakarta sama sekali tidak diizinkan," tegasnya.
Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut puncak arus mudik Lebaran 2026 diprediksi akan terjadi dalam dua periode pada pertengahan Maret mendatang.
Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam rapat koordinasi lintas sektoral Operasi Ketupat 2026 di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta Selatan, Senin (2/3).
Ia menyebut perkiraan itu didapati jajaran Direktorat Lalu Lintas dari hasil survei yang dilaksanakan Kementerian Perhubungan serta dengan membandingkan realisasi jumlah pemudik di tahun 2025.
"Prediksi puncak arus mudik (pertama) ini kemungkinan terjadi di tanggal 14 sampai dengan 15 Maret," ujarnya.
Setelah periode arus balik pertama, kata dia, nantinya pemerintah juga akan menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada tanggal 16 dan 17 Maret. Sehingga diperkirakan bakal terjadi puncak arus mudik kedua pada 18 dan 19 Maret.
(tfq/els)

1 hour ago
3

















































