Majene – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda oleh TNI AD melalui Kodim 1401/Majene kini memasuki tahap akhir. Personel Koramil 1401-04/Malunda bersama masyarakat melaksanakan pengecatan tiang dan pembatas jembatan sebagai bagian dari proses penyelesaian pembangunan Jembatan Aramco di Desa Sulai, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Senin (6/7/2026).
Kegiatan gotong royong tersebut diikuti personel Koramil 1401-04/Malunda bersama warga Desa Sulai. Suasana kebersamaan tampak begitu kuat selama proses pengecatan berlangsung. Warga dan TNI bekerja bahu-membahu menyelesaikan sentuhan akhir jembatan yang kini tampil dengan kombinasi warna merah putih pada pagar pembatas, menambah kesan kokoh sekaligus menjadi simbol semangat kebangsaan.
Jembatan Aramco yang dibangun memiliki panjang 14 meter dengan lebar 4 meter. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah pengangkutan hasil pertanian menuju pasar, mempercepat akses pelajar menuju sekolah, serta menjadi jalur penghubung yang lebih efektif bagi aktivitas warga sehari-hari.
Salah seorang warga mengaku bersyukur karena pembangunan jembatan yang telah lama dinantikan akhirnya hampir rampung.
"Kami merasa haru sekaligus gembira. Impian yang kami tunggu bertahun-tahun kini semakin nyata berkat kehadiran TNI dan kerja sama seluruh masyarakat, " ungkapnya.
Babinsa Koramil 1401-04/Malunda, Serda Ibrahim, mengatakan antusiasme masyarakat menjadi motivasi tersendiri bagi personel TNI untuk menuntaskan pembangunan tersebut.
Menurutnya, jembatan ini bukan hanya infrastruktur penghubung, tetapi juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam membangun daerah.
"Kami bangga dapat terus mendampingi masyarakat hingga tahap akhir pembangunan. Semoga jembatan ini segera dimanfaatkan dan membawa manfaat besar bagi kemajuan kedua desa, " ujarnya.

1 day ago
24

















































