TNI Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Karya Bersama Pasangkayu, Pengecoran Angkur Jadi Progres Utama

4 days ago 22

Pasangkayu, - Personel TNI dari Koramil 1427-01/Pasangkayu bersama personel Kodim 1427/Pasangkayu, Yonif TP 874/VSG, tenaga teknis, dan masyarakat terus mempercepat pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Sungai Salo Kambunong, Dusun Berkah, Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Jumat (3/7/2026).

Pantauan dilokasi, fokus pekerjaan diarahkan pada pengecoran angkur, salah satu tahapan penting yang menjadi penopang utama konstruksi jembatan gantung.

Pekerjaan ini menjadi bagian dari rangkaian pembangunan yang terus dikebut agar jembatan dapat segera difungsikan dan memberikan akses yang lebih aman bagi masyarakat.

Babinsa Desa Karya Bersama, Koptu Risman, mengatakan pembangunan jembatan dilaksanakan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas konstruksi agar hasilnya kokoh dan mampu dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Pengecoran angkur merupakan pekerjaan yang sangat penting karena menjadi pondasi pengikat utama konstruksi jembatan gantung. Seluruh personel bekerja secara maksimal dengan tetap mengutamakan ketelitian agar pembangunan berjalan sesuai rencana dan menghasilkan jembatan yang aman digunakan masyarakat, ” ujarnya.

Keterlibatan personel TNI bersama warga kata Koptu Risman, menjadi bukti nyata semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan.

“Kehadiran masyarakat juga memperlihatkan tingginya kepedulian terhadap pembangunan fasilitas umum yang akan mempermudah aktivitas sehari-hari, ” tambahnya.

Lebih lanjut, Koptu Risman mengatakan, Jembatan Gantung Perintis Garuda nantinya diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian dan perkebunan, serta meningkatkan konektivitas antarwilayah di Desa Karya Bersama.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu Sertu Muksin, Babinsa Koramil 1427-01/Pasangkayu Koptu Risman, anggota Kodim 1427/Pasangkayu Praka Yogi, lima personel Yonif TP 874/VSG, dua teknisi besi, serta delapan orang masyarakat yang bersama-sama bergotong royong menyukseskan pembangunan jembatan tersebut.

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |