Bandung, CNN Indonesia --
Tim Search and Rescue (SAR) gabungan kembali mengevakuasi empat kantong jenazah korban tanah longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat, saat operasi pencarian memasuki hari kesembilan.
Kepala SAR Bandung Ade Dian menyampaikan bahwa keempat kantong tersebut dievakuasi dari dua lokasi berbeda, yakni masing-masing di Worksite A2 dan Worksite A3 hingga pukul 16.13 WIB.
"Pada hari kesembilan operasi SAR, kami berhasil mengevakuasi empat bodypack, dengan rincian dua bodypack ditemukan di Worksite A2 dan dua bodypack di Worksite A3," ujar Ade di Bandung, Minggu (1/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia menjelaskan bahwa proses evakuasi berlangsung secara bertahap sejak siang hingga sore hari dengan kantong jenazah pertama ditemukan pada pukul 13.00 WIB di lokasi A2, disusul temuan kedua pada pukul 14.57 WIB di lokasi yang sama.
"Selanjutnya, dua bodypack lainnya berhasil dievakuasi dari Worksite A3 masing-masing pada pukul 15.27 WIB dan 16.09 WIB," katanya.
Dengan penambahan tersebut, total korban yang telah berhasil dievakuasi sejak awal operasi SAR hingga Minggu, pukul 16.13 WIB mencapai 74 kantong jenazah sehingga diperkirakan menyisakan enam korban hilang.
Dari total temuan tersebut, 57 jiwa telah berhasil diidentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) dari 58 kantong yang telah diperiksa, sedangkan 15 lainnya masih dalam proses identifikasi lebih lanjut.
"Proses identifikasi korban masih terus berlangsung dan kami berkoordinasi intensif dengan tim DVI untuk memastikan seluruh korban dapat segera teridentifikasi dan diserahkan kepada pihak keluarga," ujarnya.
Hingga saat ini, masih sekitar enam orang yang diduga tertimbun material longsoran dan menjadi prioritas utama dalam lanjutan operasi pencarian.
Operasi SAR pada hari kesembilan ini difokuskan pada lima lokasi utama, yakni A1, A2, A3, B1, dan B2, dengan konsentrasi pencarian diperkuat di sektor A2 dan A3 berdasarkan hasil evaluasi lapangan.
"Pelaksanaan operasi SAR akan terus dilanjutkan secara terukur dan terkoordinasi dengan melibatkan seluruh unsur SAR gabungan hingga seluruh korban yang diduga tertimbun dapat ditemukan," demikian Ade Dian.
(csr/gil)

2 hours ago
1
















































