Jakarta, CNN Indonesia --
Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan respons cepat aparat kepolisian dalam menangani kerumunan komunitas motor yang parkir sembarangan hingga menutup akses jalan di kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat.
Kejadian tersebut sempat memicu kemacetan.
Terlihat seorang warga yang merekam situasi tampak mengeluhkan kondisi jalan yang terhalang oleh kendaraan para anggota komunitas motor. Ia menyoroti bahwa lokasi tersebut merupakan jalan protokol yang seharusnya bebas hambatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jalan ditutup, begini tuh sifatnya tuh kerjaannya malam-malam. Mana petugas nih, ini tengah-tengah kota loh. Jalan protokol loh, jalur utama ini. Etalasenya Kota Jakarta nih jalur utama protokol, nih. Kayak begini masak nih," ujar warga perekam video tersebut.
Warga tersebut kemudian mendatangi petugas kepolisian yang berjaga di sekitar Bundaran HI untuk melaporkan kondisi tersebut. Ia memperlihatkan bukti kemacetan sekaligus penutupan jalan yang terjadi di dekat Kedutaan Jepang.
"Coba kita lapor ya. Pak, malam Pak. Nih, mau lapor nih, ini nih di depan apa namanya Kedutaan Jepang," ujar warga perekam video tersebut.
"Iya, yang sana ya?" timpal polisi.
"Iya, tadi nutup jalan," jawab warga tersebut.
Menindaklanjuti laporan itu, aparat gabungan dari kepolisian dan TNI segera bergerak menuju lokasi. Setibanya di sana, mereka langsung membubarkan kerumunan yang menyebabkan gangguan lalu lintas hingga jalan kembali dapat dilalui.
Warga yang merekam video tersebut pun mengapresiasi respons cepat petugas yang dinilainya sigap dalam menangani laporan masyarakat.
"Alhamdulilah langsung direspons nih, tuh gabungan tuh TNI Polri tuh langsung respons laporan Ane. Tadi laporan di Bundaran HI. Langsung direspons. Mantap langsung direspons, disamperin. Alhamdulilah. Respons langsung nih. Kalau begini enak nih jalanan jadi aman, orang jadi nyaman lewatnya kan. Terima kasih polisi dan TNI," ujar warga perekam video tersebut.
Terpisah, Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Erlyn Sumantri, menjelaskan insiden tersebut terjadi pada Sabtu (2/5) malam hingga menjelang dini hari. Ia menegaskan tindakan pembubaran dilakukan karena aktivitas parkir yang tidak sesuai aturan telah menyebabkan kemacetan di jalan protokol.
"Kejadian malam Minggu atau Minggu dini hari, petugas membubarkan komunitas motor yang parkir tidak sesuai aturan mengakibatkan jalan protokol macet, pembubaran aman," ujar Iptu Erlyn.
Baca selengkapnya di sini.
(tim/isn)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
9

















































