Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi mengungkap, warga negara Irak, F, pelaku pembunuhan perempuan berinisial DA (37), sempat mencoba bunuh diri saat berada dalam pelarian.
F disebut merupakan suami siri korban DF. Korban juga belakangan diketahui sebagai cucu Mpok Nori, seniman legendaris Betawi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Korban ditemukan tewas dengan luka sayatan di lehernya pada sebuah kamar terkunci di Bambu Apus, Jakarta Timur.
"Pada saat di Sukabumi dia [pelaku] memang sempat mau bunuh diri, tapi diurungkan niatnya kemudian dia memilih untuk pergi ke Pulau Sumatera," ujar Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, AKP Fechy J Atupah, pada Senin (23/3), melansir Detik.
Lebih lanjut Fechy mengatakan, F sempat berpindah-pindah tempat setelah membunuh DA. Saat melarikan diri, F sempat ke Bogor lalu ke Sukabumi.
Setelah batal mencoba bunuh diri di Sukabumi, F bertolak menuju Pulau Sumatra. Ia pun ditangkap pada Sabtu (21/3) siang saat menumpangi bus menuju Pulau Sumatera di Kilometer 68 Tol Tangerang-Merak, Banten.
Polisi sudah menetapkan F sebagai tersangka dan dijerat dengan Pasal 458 subsider Pasal 468 KUHP.
"Pasal sejauh ini yang kita terapkan adalah Pasal 458 subsider Pasal 468 tentang pembunuhan dengan ancaman hukuman kurungan penjara 15 tahun," ujar Fechy.
Sebelumnya, DA ditemukan tewas pada Sabtu (21/3) pukul 04.30 WIB di Jalan Daman I, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur.
Korban ditemukan ketika ibu korban berinisial B mendatangi kontrakan korban pada Sabtu (21/3), pukul 03.00 WIB.
Ketika itu, pintu rumah dalam keadaan terkunci dari dalam. Kakak korban kemudian berinisiatif membuka pintu dan menemukan korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa di lantai.
Polisi yang tiba di lokasi sekitar pukul 05.30 WIB langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.
Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka sayatan di bagian leher korban, sedangkan darah korban dilaporkan sudah mengering.
(rti)
Add
as a preferred source on Google

7 hours ago
5

















































