Jakarta, CNN Indonesia --
Polisi menangkap seorang sekuriti Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, karena diduga telah menikam pegawai KPU.
Aksi penikaman itu diduga dipicu persoalan kopi satpam diludahi oleh korban.
"Iya, pelaku sudah kita amankan," kata Kapolres Wajo, AKBP Douglas Mahendrajaya kepada CNNIndonesia.com, Minggu (9/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa tersebut terjadi ada Rabu (5/8) sekitar pukul 10.20 WITA di kantor KPU Wajo.
Kejadian bermula ketika pelaku, BA (43) bertanya kepada korban, AW (47) terkait kopi miliknya diduga telah diludahi.
"Awalnya pelaku mendatangi korban untuk meminta penjelasan, sehubungan dengan kopi yang diminum oleh pelaku telah diludahi oleh korban," ungkapnya.
Namun, kata Douglas, saat itu korban tidak mengetahui tindakan tersebut. Sehingga pelaku emosi hingga menikam korban.
"Korban tidak pahami maksud pertanyaan pelaku, tapi dia keluarkan badik dan menikam korban," jelasnya.
Akibat kejadian itu, korban mengalami sejumlah luka tusukan dan goresan setelah mendapatkan tikaman dari pelaku.
"Setelah kejadian itu, korban melapor dan langsung ditindak lanjuti kemudian mengamankan pelaku," katanya.
Saat ini, kata Douglas sekuriti tersebut sudah ditangkap dan dalam pemeriksaan lebih lanjut.
(mir/gil)

8 hours ago
9
















































