Jakarta, CNN Indonesia --
Gempa bumi magnitudo 6,4 yang berpusat di Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara juga turut dirasakan oleh sejumlah masyarakat di Provinsi Aceh.
Gempa terjadi Sabtu (15/8) sore sekitar pukul 17.57 WIB di kedalaman 163 kilometer arah 10 kilometer tenggara.
Dilansir dari Antara, getaran gempa membuat warga panik dan berlarian keluar rumah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sempat panik juga saat gempa tadi, saya dan anak-anak keluar dari rumah karena takut ayunan gempa," kata Sovi, warga Desa Suak Ribee, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat.
Gempa juga dirasakan di Kota Medan, Kota Tebingtinggi, Kota Kabanjahe, Kota Limapuluh.
Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho mengatakan pusat gempa berada pada koordinat 2,97 Lintang Utara dan 98,95 Bujur Timur atau sekitar 10 kilometer tenggara Kabupaten Simalungun dan 12 kilometer barat laut Kota Pematangsiantar.
Dia mengatakan gempa itu tak berpotensi tsunami.
Getaran gempa dirasakan dengan intensitas berbeda di sejumlah wilayah.
Di Kabupaten Aceh Selatan, tambah Hendro, guncangan dirasakan pada skala IV MMI.
"Sementara itu, di Kota Sibolga getaran juga dirasakan pada skala IV MMI. Di Lubuk Pakam dan Banda Aceh, gempa dirasakan pada skala III MMI.
Sedangkan di wilayah Nias Barat, Nias Selatan, Kabupaten Nias, dan Kota Gunungsitoli, gempa dirasakan pada skala II hingga III MMI
(sur/sur)

4 hours ago
7

















































