Jakarta, CNN Indonesia --
Presiden Ri Prabowo Subianto berkelakar kepada menteri-menterinya untuk bekerja dengan baik dan benar lantaran banyak pihak yang mengincar posisi mereka di dalam pemerintahan.
"Yang tidak sanggup boleh minggir, banyak yang ingin menggantikan saudara," kata Prabowo seraya tertawa saat meresmikan peluncuran program nasional PLTS 100 Gwp di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8).
Prabowo menyebut di Kabinet Merah Putih, hampir tidak ada waktu libur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bahkan, sambungnya, tanggal merah yang menjadi libur nasional pun dipakai untuk bekerja.
Dia mencontohkan hari ini, libur nasional dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, dipakai bekerja pihaknya untuk meluncurkan program PLTS 100 GWp.
"Hari ini hari penting, walupun libur, walaupun maulid nabi kita berjuang untuk rakyat kita, memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah dan itu resiko, risiko pengabdian ya," kata dia.
Pada Selasa (25/8), Prabowo menghadiri launching dan Groundbreaking Program PLTS 100 GWp di Monumen Operasi Lintas Laut Jawa Bali, Gilimanuk, Jembrana.
Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut program ini merupakan bagian dari Program Kerja Prioritas Nasional Klaster Kemandirian Energi dan Air untuk memperkuat kemandirian dan ketahanan energi nasional serta mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil.
"Presiden telah menginstruksikan agar pembangunan 100 GWp PLTS dipercepat dan diselesaikan pada 2029, dengan efisiensi biaya listrik diperkirakan mencapai Rp73,9 triliun per tahun," ucap Pras dalam keterangannya, Selasa (25/8).
Pras menyampaikan pada 2026, pemerintah menargetkan pembangunan 30 GWp PLTS sekaligus penghentian 13 GW pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD).
Ia menyebut Indonesia memiliki potensi energi surya sekitar 3.294 GWp, sementara kapasitas terpasang hingga April 2026 baru sekitar 1,5 GWp.
Pras juga menjelaskan program ini akan dibangun secara bertahap yakni, Tahap I 17 GWp, Tahap II 18 GWp, dan Tahap III 30 GWp.
"Program PLTS 100 GWp juga diproyeksikan menjadi mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui investasi pembangkit, baterai, dan jaringan, penguatan industri solar PV dalam negeri, serta penciptaan green jobs," ujarnya.
(mnf/kid)

2 hours ago
4

















































