Jakarta, CNN Indonesia --
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi buka suara terkait penggeledahan Kantor Pusat Badan Gizi Nasional (BGN) oleh penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung).
"Tentunya yang pertama-tama marilah kita beri kesempatan ke aparat penegak hukum di dalam menjalankan tugasnya dan kemudian nanti kita bersama-sama lihat dan tunggu hasilnya," kata Pras lewat pesan singkat, Rabu (3/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pras menyebut penegakan hukum ini merupakan proses dan komitmen pemerintah untuk terus memperbaiki tata kelola dan manajemen.
Ia mengingatkan ke seluruh pemerintahan, kementerian/lembaga untuk tetap patuh terhadap norma-norma yang berlaku.
Kejagung tengah melakukan penggeledahan di Kantor Pusat BGN, Jakarta. Penggeledahan telah berlangsung sejak Rabu (3/6) dini hari, dan hingga Pukul 15.08 WIB, penggeledahan masih terus berlangsung.
Penggeledahan ini dilakukan beberapa setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Kepala BGN Dadan Hindayana.
Selain Dadan, Prabowo juga mencopot dua Wakil Kepala BGN, yakni Lodewyk Pusung dan Sonny Sonjaya.
Ketika ditanyai apakah pencopotan itu berkaitan dengan dugaan praktik jual beli Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG), Pras menyatakan hal itu tengah dalam proses audit internal.
"Semua sedang dalam proses audit internal. itu adalah bagian dari, sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan," kata Pras di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6).
(mnf/fra)
Add
as a preferred source on Google

2 hours ago
4
















































