Jakarta, CNN Indonesia --
Kemarau yang memicu kekeringan mulai dirasakan warga di RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat.
Kekeringan membuat warga mengalami krisis air bersih. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok pun menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak, pada Rabu (30/7).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir laman berita Pemkot Depok, sebanyak empat personel diterjunkan untuk mendistribusikan air hasil kolaborasi dengan PT Tirta Asasta menggunakan truk tangki berkapasitas 4.000 liter ke puluhan galon yang dibawa warga.
Tercatat 78 Kepala Keluarga (KK) di RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih pada musim kemarau yang melanda sebagian wilayah di Kota Depok belakangan ini.
Warga mengantre demi mendapat pasukan air bersih tersebut. PMI Kota Depok juga meminjamkan 1 buah toren kapasitas 250 liter serta melakukan sosialisasi penggunaan air bersih dengan bijak dan menyimpan air dengan aman untuk kebutuhan sehari-hari.
Kekeringan merebak di sejumlah daerah di Indonesia memasuki musim kemarau tahun ini. Banten jadi salah satu daerah di sekitar Jakarta yang cukup terdampak.
Gubernur Banten Andra Soni menyebut sebanyak tujuh kabupaten/kota di Provinsi Banten mengalami kekeringan akibat kemarau ekstrem yang dipicu fenomena El Nino Godzilla.
Andra mengatakan terdapat 140 titik terdampak kekeringan yang tersebar di Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Tangerang. Sementara Kota Tangerang tidak termasuk wilayah terdampak.
"Terdampaknya 140 titik se-Provinsi Banten, di luar Kota Tangerang," kata Andra di Tangerang, Selasa (28/7).
Daerah lain yang mengalami kekeringan antara lain Kabupaten Gunungkidul, Yogyakarta serta sejumlah daerah di Jawa Timur.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, 14 daerah itu meliputi Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Lumajang, Bangkalan, Blitar, Pasuruan, Trenggalek, Gresik, Malang, Jember, Sampang, Mojokerto dan Situbondo.
Dari jumlah tersebut, Lumajang, Mojokerto, dan Situbondo telah menaikkan status menjadi Tanggap Darurat. Sementara itu, 11 daerah lainnya masih berstatus Siaga Darurat.
Kekeringan juga terjadi di wilayah Jawa Tengah dan di luar Pulau Jawa.
(wis)

6 hours ago
10
















































