Polisi Pastikan Situasi Kondusif Usai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21

5 hours ago 7

Banda Aceh, CNN Indonesia --

Polda Aceh memastikan situasi setelah zikir dan doa bersama memperingati Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh sudah terkendali dan kondusif.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Joko Krisdiyanto mengatakan meskipun acara tersebut sempat terjadi kericuhan, situasi dapat segera dikendalikan oleh aparat keamanan.

"Pelaksanaan zikir pada peringatan HDA ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman telah selesai. Walaupun sempat terjadi kericuhan saat acara zikir, situasi dapat segera dikendalikan dan tetap kondusif," kata Joko dalam keterangannya, Sabtu (15/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Joko mengatakan kondisi tersebut dapat segera ditangani berkat kerja sama TNI-Polri dengan seluruh pihak, termasuk masyarakat. Dia mengapresiasi kesadaran warga yang ikut membantu meredam situasi hingga kondisi kembali aman.

Hingga kini, personel gabungan masih disiagakan di sekitar lokasi. Penjagaan dilakukan untuk memastikan keamanan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Menurut Joko, TNI-Polri juga akan meningkatkan patroli di sejumlah wilayah Aceh. Aparat, kata dia, akan terus hadir bersama masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

"Perdamaian adalah milik kita bersama. Mari kita rawat dengan menjaga persatuan, menghormati sesama, dan bersama-sama menciptakan Aceh yang damai serta kondusif," ujar Joko.

Ricuh soal pengibaran Bendera

Sebelumnya kericuhan sempat pecah di halaman Masjid Raya Baiturrahman setelah massa mengibarkan bendera bulan bintang di tiang utama masjid.

Pantauan CNNIndonesia.com, awalnya aparat meminta agar tidak mengibarkan bendera bulan bintang, namun massa tetap mengibarkan.

Sehingga aksi saling lempar antara aparat dan massa meluas hingga area jalan depan masjid raya. Aparat juga terpaksa membubarkan massa dengan menembakkan gas air mata.

(dra/mik)

placeholder

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |