Puan Beber Alasan Tak Hadir Temui Botok Pati Cs di DPR

3 hours ago 9

Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPR RI Puan Maharani angkat suara usai tak hadir dalam audiensi tiga pimpinan DPR dengan massa aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) di kompleks parlemen, Kamis (27/8).

Puan menggelar jumpa pers bersama Wakil Ketua DPR dari Golkar Sari Yuliati usai audiensi tersebut. Puan berkata saat audiensi dengan massa aksi berlangsung, ia dan Sari memimpin pelaksanaan Paripurna yang digelar di waktu bersamaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Puan, ketidakhadirannya dalam audiensi karena pembagian tugas. Ia mengaku mengambil alih Paripurna bersama Sari usai Dasco meninggalkan rapat dan menerima massa aksi.

"Memang, kami membagi tugasnya karena kan saya dan Bu Sari memimpin Paripurna, sebelumnya pak Dasco memimpin Paripurna," kata Puan.

Saat paripurna masih dipimpin Dasco, Puan mengaku sempat ada pertemuan sehingga tak bisa mengikutinya dari awal. Oleh karena itu, dia mengambil alih Paripurna saat pimpinan DPR yang lain menerima massa aksi.

"Saya tadi ada pertemuan dulu. Ya, ini Pimpinan ada satu ketua dan empat wakil ketua, memang bertugas untuk bisa menemui masyarakat," katanya.

Dari lima pimpinan DPR, hanya tiga pimpinan yang menemukan massa aksi dari AMPB yakni Sufmi Dasco Ahmad, Cucun Ahmad Syamsurizal, dan Saan Mustopa.

Sedangkan Puan bersama Sari memimpin pelaksanaan Paripurna yang berisi agenda sejumlah pengambilan keputusan.

Sementara itu, hasil audiensi menyepakati satu dari dua poin tuntutan, yakni merampungkan RUU Perampasan Aset maksimal 15 Desember 2026. Sedangkan, satu tuntutan lain, hukuman mati koruptor, menemui jalan buntu.

Dalam audiensi, perwakilan AMPB, Teguh Istiyanto sempat menyampaikan kekecewaan karena audiensi tak ikut dihadiri Puan.

"Seharusnya sih yang kami minta menemui Ibu Ketua, tapi tadi di sidang paripurna tidak hadir. Dan saya nyatakan saya kecewa," kata Teguh.

(thr/wis)

placeholder

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |