Medan, CNN Indonesia --
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Umum Alternatif KM 06-07, Simpang Palang menuju Simpang Sitahoan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Selasa (24/3). Truk yang melaju di jalur menanjak dilaporkan hilang kendali hingga mundur dan menghantam mobil yang membawa rombongan pemudik.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan insiden tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi Fuso dan mobil Toyota Kijang Super yang membawa rombongan pemudik asal Riau.
"Akibat kejadian itu, tiga orang penumpang mobil meninggal dunia di lokasi kejadian. Ketiga korban terjepit dalam mobil yang ringsek usai dihantam truk," ujar AKP Verry Purba, Rabu (25/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa bermula saat truk Mitsubishi Fuso BK-9283-CE yang dikemudikan Aly Syahbana Lubis melintas dari arah jalan alternatif Parapat menuju Simpang Sitahoan dengan kecepatan rendah.
Saat tiba di lokasi kejadian yang merupakan jalur tanjakan di Dusun Talun Sungkit, Nagori Pondok Bulu, Kecamatan Dolok Panribuan, truk diduga tidak kuat menanjak.
"Pengemudi tidak mampu mengendalikan kendaraan, sehingga truk mundur dan menabrak Toyota Kijang Super BM-1796-UL yang berada tepat di belakangnya," ujar Verry.
Menurut Verry, benturan keras menyebabkan mobil Kijang mengalami kerusakan parah. Sejumlah penumpang sempat terjepit di dalam kendaraan.
"Tiga korban meninggal dunia yakni Sunarno, serta dua penumpang, Jihan Mailani (16) dan Yeni Hafizah Putri (16). Ketiganya meninggal di lokasi kejadian," ucapnya.
Selain korban tewas, tiga penumpang lainnya mengalami luka-luka antara lain Watini (54) mengalami luka ringan dan sempat dirawat di Puskesmas Tiga Dolok sebelum dirujuk ke RS Vita Insani Pematangsiantar. Sementara Sukarno (65) menjalani rawat jalan, dan seorang anak, Fahmi Muhajir NST (12), juga dilaporkan selamat.
"Sedangkan pengemudi truk tidak mengalami luka. Namun, saat pemeriksaan awal, yang bersangkutan tidak dapat menunjukkan surat izin mengemudi (SIM) maupun surat tanda nomor kendaraan (STNK)," kata Verry.
Verry mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengatur arus lalu lintas, serta mengamankan barang bukti.
"Kasus ini masih dalam penanganan untuk penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.
(fra/fnr/fra)
Add
as a preferred source on Google

9 hours ago
10

















































