Wali Kota Terima Penghargaan IMT-GT Green City Award untuk Kota Medan

5 hours ago 13

Jakarta, CNN Indonesia --

Kota Medan meraih penghargaan IMT-GT Green City Award kategori Gold Circular Economy and Resource Efficiency. Penghargaan diserahkan dalam Gala Dinner 32nd IMT-GT Ministerial Meeting & Related Meetings di JW Marriott Hotel Medan, Rabu (9/9) malam.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima penghargaan tersebut langsung dari Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas upaya pembangunan kota yang berkelanjutan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Medan.

"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya Pemko Medan dalam mendorong pembangunan kota yang inklusif, hijau, tangguh terhadap perubahan iklim, serta meningkatkan pengelolaan lingkungan dan persampahan," bunyi keterangan tertulis, Jumat (11/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam sambutannya, Tito Karnavian menegaskan kerja sama Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) harus menghasilkan program dan proyek konkret. Menurutnya, kerja sama ini tidak boleh berhenti sebagai forum dialog semata, tetapi harus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Tito menyebut 10 provinsi di Sumatera yang tergabung dalam IMT-GT memiliki potensi besar untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi kawasan. Potensi itu, kata dia, dapat dioptimalkan melalui kedekatan geografis antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand.

Ia menambahkan bahwa kedekatan geografis tersebut juga menjadi modal penting untuk meningkatkan daya saing kawasan di tingkat regional. Oleh karena itu, sinergi antarnegara anggota dinilai perlu terus diperkuat.

Di sisi lain, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, berharap forum IMT-GT dapat menghasilkan langkah nyata bagi masyarakat. Ia menyebut penurunan hambatan lintas batas dan realisasi investasi sebagai dua hal yang perlu segera diwujudkan.

Dirinya juga menyoroti pentingnya peningkatan nilai tambah ekonomi melalui kerja sama IMT-GT. Bobby menilai hal tersebut harus berjalan beriringan dengan penguatan agenda hijau di kawasan.

Beberapa agenda hijau yang dimaksud antara lain pengelolaan sampah, mobilitas rendah karbon, dan efisiensi energi. Ia menambahkan bahwa ketahanan terhadap banjir juga menjadi perhatian penting dalam agenda tersebut.

Bobby menegaskan kesiapan Sumatera Utara untuk memperkuat perannya dalam kerja sama IMT-GT. Kesiapan itu diwujudkan melalui penyiapan proyek investasi dan kolaborasi lintas sektor.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar manfaat kerja sama IMT-GT dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan negara-negara anggota IMT-GT terus terjalin ke depannya.

(rir)

Read Entire Article
Infrastruktur | | | |