Prabowo Terpukau Lihat Museum Marsinah di Nganjuk

18 hours ago 14

Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Prabowo Subianto terlihat terpukau saat meninjau Museum dan Rumah Singgah Pahlawan Buruh Marsinah di Desa Nglundo, Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5) pagi.

Prabowo memulai kunjungannya dengan memasuki rumah peninggalan Marsinah dan disambut keluarga Marsinah serta warga setempat. Dalam kesempatan itu, Prabowo juga sempat menyapa keluarga dan warga yang memadati area rumah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah menyapa warga, Prabowo berkeliling rumah dan melihat langsung kamar peninggalan Marsinah yang dipertahankan seperti kondisi aslinya.

Setelah itu, Prabowo memasuki gedung museum bersama Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia Andi Gani Nena Wea, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli.

Prabowo tampak terpukau saat mendengar penjelasan Andi Gani soal pembangunan museum yang disebut rampung hanya dalam waktu empat bulan tanpa menggunakan dana APBN.

"Kami bangun dalam waktu hanya dalam 4 bulan, kami bangun museum sekaligus rumah singgah untuk peziarah dan kami gratiskan," kata Andi kepada Prabowo saat mendampingi peninjauan museum.

[Gambas:Video CNN]

Di dalam museum, Prabowo melihat sejumlah barang peninggalan Marsinah, mulai dari baju hingga tas terakhir yang digunakan aktivis buruh tersebut.

Prabowo juga tampak membaca dengan saksama tulisan di dinding museum yang menjelaskan perjalanan hidup dan perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak buruh.

Selain itu, Prabowo melihat dokumentasi digital perjalanan kasus Marsinah yang ditampilkan melalui layar interaktif di museum.

Prabowo juga beberapa kali terlihat berhenti cukup lama saat melihat bagian museum yang memuat testimoni rekan-rekan Marsinah serta rekam jejak perjuangannya memperjuangkan hak-hak pekerja, termasuk kenaikan upah harian, tunjangan hari raya, hingga hak cuti hamil dan kesehatan pekerja.

Tak hanya itu, Prabowo turut melihat sejumlah barang peninggalan lain seperti sepeda yang digunakan Marsinah semasa hidup.

Ia juga meninjau rumah singgah yang disediakan gratis untuk para peziarah yang datang ke Museum Marsinah.

Di salah satu sudut museum, Prabowo melihat piagam penghargaan Pahlawan Nasional yang diberikannya kepada Marsinah pada 10 November 2025 lalu dipajang di area pameran.

Andi Gani sebelumnya mengatakan Museum dan Rumah Singgah Marsinah dibangun sebagai ruang edukasi perjuangan buruh sekaligus tempat singgah bagi para peziarah.

"Rumah singgah yang kami buat untuk para peziarah yang tidak mendapatkan penginapan. Digratiskan, tapi maksimal hanya satu malam, agar tidak menjadi tempat tinggal," ujar Andi, Jumat (15/5).

Marsinah merupakan aktivis buruh perempuan yang tewas pada 1993 dan dikenal sebagai simbol perjuangan hak-hak pekerja di Indonesia. Tahun lalu, pemerintah resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah melalui Keputusan Presiden yang diteken Prabowo.

(lau/chri)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Infrastruktur | | | |